ILMU PENGETAHUAN MODERN, ALAM SEMESTA DAN TATA SURYA
Dosen Pengampu :
Baiti Rahmawati, M.Sos
Penyusun :
Annisa Amalia Fitri (B04219006)
Arief Farhansyah (B04219007)
Barizatul Mumti’ah (B04219008)
D1 Manajemen Dakwah
PROGRAM STUDI MANAJEMEN DAKWAH
FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN AMPEL SURABAYA
2020
Kata Pengantar
Puji syukur atas kehadirat Allah SWT. Yang telah memberikan kita nikmat serta hidayahnya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas ini dengan baik. Sholawat serta salam tetap tercurahkan kepada nabi besar Muhammad Saw. Yang telah menunjukkan kita dari jalan kegelapan menuju jalan yang terang benderang yakni Addinul Islam.
Kami ucapkan terima kasih kepada Ibu Baiti Rahmawati, M, Sos. yang telah memberikan materi dengan judul “Ilmu Pengetahuan Modern, Alam Semesta, dan Tata Surya” karena dengan disusunnya makalah ini kami dapat lebih mendalami tentang materi yang diberikan tersebut.
Kami selaku penyusun makalah ini menyadari akan kesalahan, baik dalam penulisan maupun dalam tatanan bahasa, dengan senang hati kami menerima saran dan kritik pembaca untuk menyempurnakan makalah ini. Semoga dengan tersusunnya makalah ini dapat bermanfaat untuk kita semua, khususnya bagi para pembacanya.
DAFTAR ISI
Kata Pengantar....................................................................................................................
Daftar Isi..............................................................................................................................
ILMU PENGATAHUAN MODERN, ALAM SEMESTA, DAN TATA SURYA..........................................
A. Perkembangan dan pengembangan IPA..................................................................
1. Biologi ditinjau dari ilmu pengetahuan barat dan islam...................................
2. Fisika ditinjau dari ilmu pengetahuan barat dan islam......................................
3. Kimia ditinjau dari ilmu pengetahuan barat dan islam.....................................
B. Proses terbentuknya alam semesta dan penghuninya..............................................
Kesimpulan .........................................................................................................................
Daftar Pustaka.....................................................................................................................
ILMU PENGATAHUAN MODERN, ALAM SEMESTA, DAN TATA SURYA
Pengertian Ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah gabungan dari disiplin ilmu sosial yang digunakan dalam pendekatan dan pemecahan masalah sosial yang ada di lingkungan sekitar. Ilmu Sosial Dasar memberikan dasar-dasar pengetahuan tentang konsep untuk mengkaji gejala sosial. Namun, dalam kajian yang lebih dalam, Ilmu Sosial Dasar adalah ilmu pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial yang timbul dan berkembang, khususnya yang diwujudkan oleh warga Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian.
Ilmu Sosial Dasar (ISD) tentunya berbeda dengan dengan ilmu pengetahuan sosial. Ilmu pengetahuan sosial lebih cenderung mempelajari tentang unsur-unsur atau nilai-nilai dari berinteraksi sosial. Ilmu pengetahuan sosial dibagi menjadi beberapa ilmu dan semua itu bersifat universal.
Menurut Soerjono Soekonto, Ilmu Sosial Dasar (ISD) adalah kumpulan pengetahuan yang tersusun secara sistematis dengan menggunakan kekuatan pemikiran (logika) sehingga sepengetahuan mana akan selalu dapat diperiksa dan diuji secara kritis oleh orang lain. Tegasnya ISD adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial agar daya tanggap, persepsi, dan penalaran mahasisiwa dalam menghadapi lingkungan sosialnya dapat ditingkatkan, sehingga kepekaan pada lingkungan sosialnya dapat menjadi lebih baik.
Sebagai suatu mata kuliah dasar umum, ilmu sosial dasar bertujuan untuk membantu perkembangan wawasan pemikiran dan kepribadian mahasiswa, agar memperoleh wawasan pemikiran yang lebih luas, dan ciri - ciri kepribadian yang diharapkan dari setiap anggota golongan terpelajar Indonesia, khususnya berkenaan dengan sikap dan tingkah laku manusia dalam menghadapi manusia - manusia yang lain, serta sikap dan tingkah laku manusia- manusia lain terhadap manusia yang bersangkutan. Kehidupan manusia sebagai makhluk sosial selalu dihadapkan terhadap masalah sosial yang tak dapat dipisahkan dalam kehidupan
Ilmu pengetahuan dapat dikelompokkan menjadi 3 kelompok besar, yaitu sebagai berikut
1. Ilmu ilmu Alamiah (natural science)
Bertujuan untuk mengetahui keteraturan yang terdapat di alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah, Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas, hasil analisis itu kemudian digeneraliskan.
2. Ilmu ilmu Sosial (social science)
Bertujuan untuk mengkaji keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu alamiah. Namun, dalam perkembangannnya tidak semuanya benar hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia ini dapat berubah dari waktu ke waktu.
3. Pengetahuan Budaya ( the humanities)
Bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenytaaan kenyataan yang bersifat mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
Dalam perkembangan selanjutnya, ilmu sosial dasar (ISD) banyak berkonsentrasi pada urusan masalah sosial. Menurut Soerjono Soekonto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur unsur kebudayaan atau masyarakat yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial, seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok ataupun masyarakat.
Banyaknya kritik yang ditujukan pada sistem pendidikan di perguruan tinggi oleh sejumlah cendekiawan, terutama sarjana pendidikan, sosial dan kebudayaan. Mereka menganggap sistem pendidikan yang sedang berlangsung ini berbau colonial, dan masih merupakan warisan sistem pendidikan pemerintah Belanda, yaitu kelanjutan dari “Politik balas budi” (etische politiek) yang dianjurkan oleh Conrad Theodore van Deventer. Sistem ini bertujuan menghasilkan tenaga-tenaga terampil untuk menjadi “Tukang-tukang” yang mengisi birokrasi mereka di bidang Administrasi, Perdagangan, Teknik dan Keahlian lain dengan tujuan eksploatasi kekayaan Negara.
Dengan adanya alasan dan pemikiran seperti itu, maka pendidikan tinggi diharapkan dapat menghasilkan sarjana-sarjana yang mempunyai seperangkat pengetahuan pokok yang terdiri beberapa jenis, antara lainnya adalah :
a. Kemampuan Akademis adalah kemampuan untuk berkomunikasi secara ilmiah, baik lisan maupun tulisan, menguasai peralatan analisis, maupun berpikir logis, kritis, sistematis, dan analisis, maupun konsepsional untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi, serta mampu menawarkan alternatif pemecahan masalah.
b. Kemampuan Profesional adalah kemampuan dalam bidang profesi tenaga ahli yang bersangkutan, Dengan kemampuan ini, para tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang tinggi dalam bidang profesinya.
c. Kemampuan Personal adalah kemampuan kepribadian. Dengan kemampuan ini para tenaga ahli diharapkan memiliki pengetahuan sehingga mampu menunjukkan sikap, tingkah laku, dan tindakan yang mencerminkan kepribadian indonesia, memahami dan mengenal nilai-nilai keagamaan, kemasyarakatan, dan kenegaraan, serta memiliki pandangan yang luas dan kepekaan terhadap berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat indonesia.
Dengan kemampuan yang dimilikinya, lulusan perguruan tinggi diharapkan menjadi sarjana yang cakap, ahli dalam bidang yang ditekuninya, serta mampu mengabdikan keahliannya untuk kepentingan masyarakat indonesia . Ilmu Sosial Dasar (ISD) mempunyai tema pokok yaitu hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya. Ilmu Sosial Dasar (ISD) sebagaimana dengan IBD dan IAD, bukanlah pengantar disiplin ilmu tersendiri, tetapi menggunakan pengertian-pengertian (fakta, teori, konsep) yang berasal dari berbagai bidang keahlian untuk menanggapi masalah-masalah sosial, khususnya masalah yang dihadapi masyarakat indonesia. Adapun yang menjadi sasaran perhatian adalah sebagai berikut.
a. Berbagi kenyataan yang bersama-sama merupakan masalah sosial yang dapat diAdtanggapi dengan pendekatan sendiri maupun sebagai pendekatan gabungan (antarbidang)
b. Adanya keanekaragaman golongan dan kesatuan sosial lain dalam masyarakat, yang masing-masing mempunyai kepentingan kebutuhan serta pola-pola pemikiran dan tingkah laku sendiri, tetapi juga banyak persamaan kepentingan kebutuhan serta pemikiran dan tingkah laku yang menyebabkan adanya pertentangan-pertentangan maupun hubungan serta kawan dan kerja sama dalam masyarakat kita.
Kehidupan manusia sebagai makhluk sosial selalu dihadapkan kepada masalah sosial yang tidak dapat dipisahkan adalah kehidupan. Masalah sosial ini timbul sebagai akibat dari hubungannya dengan sesama manusia lainya dan akibat dari hubungannya dengan sesama manusia lainnya dan akibat tingkah lakunya. Hal yang membedakan masalah sosial dengan masalah lainnya adalah bahwa masalah sosial selalu ada kaitannya yang dekat dengan nilai-nilai moral dan pranata-pranata sosial, serta ada kaitannya dengan hubungan-hubungan manusia itu terwujud.
Ilmu Sosial Dasar (ISD) bukanlah suatu disiplin ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri, tetapi hanyalah suatu pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling dasar yang ada di dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial dan masalah-masalah yang terwujud dari padanya. Istilah ilmu pengetahuan telah digunakan karena mencakup suatu pengertian berpikir dan penalaran yang mempunyai suatu kerangka pendekatan mengenai masalah-masalah yang menjadi sasaran perhatiannya.
Masalah sosial ini timbul sebagai akibat dari hubungannya dengan sesama manusia lainnya dan akibat tingkah lakunya, adanya perbedaan dalam tingkat perkembangan kebudayaannya, sifat kependudukannya dan keadaan lingkungan alamya. Ilmu sosial yang sasaran studinya masalah objektif dan dilihat dengan kacamata subjektif, perlu disertai tanggung jawab ilmiah. Untuk menjamin landasan tersebut diperlukan suatu paradigma ilmu sosial dasar. Paradigma, menurut Thomas Kuhn dalam karyanya, The Structure of Scientific Revolution (1962), menawarkan suatu cara yang bermanfaat dalam mempelajari suatu disiplin ilmu sosial, bertujuan untuk menentang asumsi yang berlaku umum dikalangan ilmuwan, mengenai perkembangan ilmu pengetahuan. Sebab umumnya ilmuwan berpendirian, bahwa kemajuan ilmu pengetahuan itu terjadi secara kumulatif. Ini dibuktikan oleh buku teks yang memberikan kesan yang sama, bahwa ilmu berkembang kumulatif. Menurut Kuhn, Mitos ini perlu dihilangkan, sebab ilmu pengetahuan itu terjadi secara revolusi.[2]
Menyadari betapa luasnya khazanah teori ilmu sosial, akan tetapi dituntut sebagai perspektif dalam pengkajian ilmu sosial dasar. Maka untuk kepentigan tersebut diambil dari beberapa teori ilmu sosial yang dirasakan penting untuk mengkaji realitas sosial. Hal ini tentu tidak disajikan secara lengkap dan utuh, yang tentu bukan tujuan dari ilmu sosia dasar itu sendiri. Akan tetapi teori yang disajikan dalam porsi isi sederhana dan ringkas sifatnya. Untuk mencapai tujuan materi, mencoba menghubungkan paradigma ilmu sosial dengan berbagai tingkat analisis realita sosial melalui usaha ini, diharapkan para mahasiswa tidak tersesat di “Rimba Raya” Teori ilmu sosial maupun realita sosialnya. Minimal tau berangkat dari teori apa (deduksi) atau sebaliknya dari hal-hal yang spesifik menunjuk ke hal-hal yang bersifat umum (induksi).[3] Masyarakat sebagai realita sosial, apabila dihubungkan dengan paradigma ilmu sosial wawasannya sangat luas. Paradigma realita sosial, artinya melihat gambaran yang mendasar mengenai realita sosial (masyarakat) menurut kacamata ilmu sosial.
Tingkat struktur sosial bersifat abstrak, perhatiannya atau analisanya ditujukan pada pola tindakan, jaringan-jaringan interaksi yang teratur dan seragam dala waktu dan ruang, posisi sosial dan peranan-peranan sosial. Tingkat struktur ini dapat pula menyangkut institusi – institusi sosial dan masyrakat secara keseluruhan. Teori yang membhaas tingkat struktur ini di pelopori seperti durkhein, marx dan tokoh modern melanjutkan peikirannya. Pelanjut tokoh klasik ini diantranya adalah Parson, Merton, Cosser, Coloins, Michelle dan lain-lain.
Tingkat analisis struktur ini, secara garis besarnya memandang struktur sosial masyrakat sebagai berikut
a. Masyarakat sebagai mana halnya organisme hidup
b. Masyarakat sebagai sistem sosial
c. Masyarakat sebagai tertib sosial (social order)
d. Masyarakat sebagai sub-stratum yang melahirkan konflik
Istilah kebudayaan sosial dasar dalam arti yang luas adalah terdiri dari produk-produk tindakan dan interaksi manusia, termasuk karya cipta manusia berupa materi dan non materi. Kebudayaan nonmateri adalah keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum, kebiasaan dan kemampuan – kemampuan dan tata cara lainnya yang diperoleh manusia sebagai seorang anggota masyarakat (Tylor,1942).
Pengkajian tingkat budaya ini, dapat dipelajari dengan melepaskan diri dari struktur sosial atau hubungan antarpribadi yang tercakup dalam ciptaan atau penyebarannya. Hal ini dinyatakan oleh Sorokin (1957) bahwa kesatuan organis dari gejala budaya dan tingkat sosio- budaya harus dianalisa terpisah dari tingkat individu. Pokok pikiran Sorokin tentang analisa tingkat budaya meliputi :
1. Teori kemajuan. Tahapan sejarah cenderung berulang dalam kaitannya dengan mentalitas budaya dominan, tanpa membayangkan tahap akhir yang final. Artinya perubahan model siklus.
2. Integrasi sosial dan budaya. Arti, nilai, norma dari symbol merupakan kunci untuk memahami kenyataan sosio-budaya.
3. Tipe- tipe mentalitas budaya. Mentalitas budaya merupakan kunci untuk memahami suatu supersistem budaya yang terintegrasi.[i]
Adapun tujuan ilmu sosial dasar adalah membantu perkembangan wawasan penalaran dan kepribadian maahasiswa agar memperoleh wawasan yang lebih luas dan ciri-ciri kepribadian yang diharapkan dari sikap mahasiswa, khususnya berkenaan dengan sikap dan tingkah laku manusia dalam menghadapi manusia-manusia lain, terhadap manusia yang bersangkutan secara timbal balik. Secara rinci ilmu sosial dasar bertujuan membina mahasiswa agar:
a. Memahami dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-masalah yang ada dalam masyarakat.
b. Peka terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya .
c. Menyadari bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu bersifat kompleks dan hanya dapat mendekatinya (mempelajarinya) secara kritis-inter disipliner.
d. Memahami jalan pikiran para ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat berkomunikasi dengan mereka dalam rangka penanggulan masalah sosial yang timbul dalam masyarakat
Materi ilmu sosial dasar terdiri atas-atas masalah sosial. Untuk dapat menelah masalah-masalah sosial, hendaknya terlebih dahulu kita dapat mengidentifikasi kenyataan-kenyataan sosial dan memahami sejumlah konsep sosial tertentu. Sehingga dengan demikian bahan pelajaran ilmu sosial dasar dapat dibedakan menjadi tiga golongan yaitu:
1. Kenyataan-kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu.
2. Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas dalam ilmu pengetahuan sosial.
3. Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang antara satu dengan lainnya saling berkaitan.
Sasaran yang dituju dalam pembelajaran Ilmu Sosial Dasar adalah untuk mencapai aspek-aspek paling dasar dalam kehidupan manusia sebagai makhluk sosial, seperti berbagai macam kegiatan sosial dalam masyarakat juga masalah yang timbul dalam masyarakat serta berbagai hal mengenai kenyataan sosial dan masyarakat, dan yang menjadi sasaran perhatian adalah berbagai kenyataan yang bersama-sama merupakan masalah sosial yang dapat ditanggapi dengan pendekatan sendiri maupun sebagai pendekatan gabungan.
Demikian secara singkat dasar dan tujuan serta ruang lingkup Ilmu Sosial Dasar, berikut tentang ilmu alamiah dasar.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa dampak pada setiap segi kehidupan. Adanya perkembangan IPTEK dan dalam rangka menyongsong pasar bebas setiap orang harus mempunyai wawasan tentang ilmu alamiah sehingga setiap orang harus mepunyai wawasan tentang ilmu termasuk Ilmu alamiah sehingga setiap orang terutama bagi mahasiswa ilmu sosial dan umum mempunyai suatu awasan yang komprehensif tentang ilmu.
Cakupan materi ilmu alamiah dasar adalah sebagai berikut:
1. Ruang lingkup Ilmu Alamiah Dasar, Perkembangan pola piker manusia mitos dan pengetahuan
2. Ilmu pengetahuan dan Metode ilmiah
3. Asal Usul alam semesta dan tata surya
4. Pembentukan biosfer da nasal mula kehidupan, evolusi makhluk hidup, keanekaragaman makhluk hidup
5. Ilmu lingkungan dan peranan manusia dalam menjaga harmonisasi lingkungan
6. Perkembangan ilmu fisika, ilmu kimia, perkembangan ilmu biologi
7. Peranan IPTEK pada ketahanan pangan, kesehatan transportasi dan komunikasi, kenajuan industri, kesehatan manusia, lingkungan
8. Sumber daya alam dan pembangunan berkelanjutan dan potensi energi alternatif
Lahirnya ilmu alamiah sebagaimana telah diterangkan bahwa manusia sebagai makhluk hidup, melalui pancainderanya memberikan tanggapan terhadap semua rangsangan, termasuk gejala di alam semesta ini. Tanggapan terhadap gejala-gejala atau peristiwa-peristiwa alam merupakan suatu pengalaman. Ilmu alamiah merupakan kegiatan manusia yang bersifat aktif dan dinamis artinya kegiatan manusia yang tiada hentinya dari hasil percobaan akan menghasilkan konsep, selanjutnya dari konsep itu mendorong melakukan percobaan berikutnya dan seterusnya.
Sebagaimana telah dikemukakan bahwa ilmu alamiah mempelajari segala sesuatu di alam semesta ini, sehingga alam semesta menjadi obyek. Tujuan ilmu alamiah menurut beberapa ahli adalah mencari kebenaran tentang obyeknya, dan kebenaran itu bersifat dalam, serta mempunyai persesuaian. Alam semesta sebagai obyek penyelidikan memppunyai aspek yang sangat luas, misalnya aspek fisik aspek kimiawi, aspek biologis, aspek ekonomis dan sebagainya. Oleh karena itu tidak mungkin ilmu alamiah dapat mencapai seluruh kebenaran mengenai obyeknya. Kebenaran yang dapat dicapai oleh ilmu alamiah hanya satu atau beberapa aspek saja, sehingga aspek lain belum diketahui. Meskipun demikian yang penting adalah sesuai dengan tujuan ilmu alamiah yakni mencapai kebenaranyang sesuai dengan obyekny. Secara umum dapat dikatakan bahwa ilmu pengetahuan itu harus obyektif.
Segala kebenaran yang terkandung dalam ilmu alamiah terletak pada metode ilmiah. Kelebihan dan kekurangan ilmu alamiah ditentukan oleh metode ilmiah, maka pemecahan segala masalah yang tidak dapat diterapkan metode ilmiah, tidak ilmiah. Sebagai lamgkah pemecahan atau prosedur ilmiah dapat dirinci sebagai berikut:
A. Penginderaan
B. Masalah atau Problema
C. Hipotesis
D. Eksperimen
E. Teori
1.Bidang Ilmu Alamiah
Yang menentukan bidang ilmu alamiah adalah metode ilmiah, karena bidang ilmu alamiah adalah wahana dimana metode ilmiah dapat diterpkan, sebalinya bidang non ilmu alamiah adalah wahana dimana metode ilmiah tidak dapat diterapkan. Hal tersebut dapat dipakai untuk menjelaskan maslah yang sering dilontarkan yaitu konsep tentang tuhan. Apakah tuhan itu ada? Apakah tuhan itu diciptakan di alam ini? Dimanakah tuhan itu berada? Dari pertanyaan-pertanyaan itu dapat disususn hipotesis “Ya” dan “Tidak”.
2.Tujuan Ilmu Alamiah
Sebagai konsekunsi metode ilmiah adalah menerapkan tujuan ilmu alamiah, yaitu membentuk dan menggunakan teori. Beberapa orang mengatakan bahwa tujuan ilmu alamiah adalah mencari kebenaran menemukan fakta. Dalam hal ini hendaknya kita berhati-hati dengan perkataan “kebenaran” yang sering digunakan dalam dua arti. Pertama menunjukkan kebenaran yang bersifat sementara seperti pertanyaan “rambut saya adalah hitam” , kedua menunjukkan kebenaran yang mutlak, seperti pertanyaan “dalam bidang geometri jumlah sudut-sudut segitiga adalah 180”.
3.Ilmu Alamiah dan Nilai
Metode ilmiah tidak dapat memberikan nilai atau moral sesuatu keputusan. Manusia pemakai ilmu alamiah yang menilai apakah hasil ilmu alamiah itu baik atau sebaliknya. Ilmuwan yang bekerja dalam penemuan energi nuklir, zat antibiotika dan lain-lain tidak dapat menyatakan penemuannya apakah baik atau jelek. Tiap orang harus menentukan sendiri, jika seorang ilmuwan berbicara tentang moral energi nuklir memilik bobot yang lebih daripada prang umum, karena dia lebih tahu banyak akibat kerusakan yang ditimbulakan oleh energy nuklir bila dipakai perang. Tetapu pendapat itu adalah pendapat pribadi yang dimiliki bersumber dari agama atau lainnya. Ilmu alamiah tidak dapat menilai hal lain, misalnya tentang cinta,keindahan, kejahatan, kebahagiaan,kebaikan, kebebasan, harta benda, yang merupakan nilai kemanusiaan yang tidak dapat dijangkau oleh ilmu alamiah. Penelitian tentang cinta dan pengaruh cinta terhadap manusia mungkin dapat dilakukan, tetapi tidak akan menemukan bahwa cinta itu indah, dan tidak dapat menilai tentang baik buruknya apa yang dilakukan manusia, bila dapat menilai itu bukan merupakan penelitian ilmiah.
Demikian secara singkat dasar dan tujuan serta ruang lingkup Ilmu Alamiah Dasar, berikut tentang Ilmu Budaya Dasar.
“Ilmu Budaya Dasar “ adalah suatu pengetahuan yang menelah berbagai masalah kemanusiaan dan budaya, dengan menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari dan telah dikembangkan oleh berbagai bidang pengetahuan keahlian yang tergolong dalam pengetahuan budaya.
Adapun tujuannya adalah:
1. Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya sehingga mereka akan lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru.
2. Memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk dapat memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis terhadap persoalan-persoalan.
3. Sebagai calon pemimpin bangsa dan Negara, serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing dikehendaki agar mereka jangan jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengotakan disiplin yang ketat.
Bertitik tolak dari kerangaka tujuan yang telah dikemukakan tersebut diatas, ada dua masalah yang bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah ilmu budaya dasar. Kedua masalah tersebut ialah:
a. Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya meruoakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (The Humanities) baik dari segi masing-masing keahlian (Disiplin) di dalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antara bidang) berbagai dalam pengetahuan budaya.
b. Hakikat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing zaman dan tempat.
Sejak manusia hidup dalam kondisi sederhana, seni menempati posisi yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Sejarah umat manusia juga menunjukkan bahwa didalam seni itu terdapat beberapa dari kebanyakan ekspresi manusia yang menojol dalam pengertiannya atas eksitensinya sendiri.
Demikian secara singkat dasar dan tujuan serta ruang lingkup Ilmu Budaya Dasar.
ILMU PENGETAHUAN MODERN
Apa Ilmu Pengetahuan modern itu? Meskipun kata “modern” bisa diartikan dengan banyak makna, untuk memudahkan pembahasan, sebagai definisi untuk tingkat mutakhir perkembangan peradaban umat manusia secara keseluruhan yang karena berbagai hal, kebetulan, dimulai oleh-oleh bangsa dari kawasan eropa barat laut. Ciri peradaban mutakhir itu ialah teknologi. Teknologi ini, pada gilirannya, ditopang oleh suatu sistem kognitif yang dilandasi oleh empirisme, dan inilah yang kita maksudkan dengan ilmu pengetahian modern. Selain empirisme yang mat menonjol, ilmu pengetahuan modern juga berbeda dengan ilmu pengetahuan klasik karena sikapnya yang selalu memandang ke depan, sehingga ilmu pengetahuan menjadi tidak berhenti pada suatu tapal batas (frontier). Karena itu, ekspolrasi dan riset (research) merupakan bagian mutlak ilmu pengetahuan modern.
Adanya pengamatan manusia terhadap alam sekitarnya dengan menggunakan inderanya dan pengalaman terdahulu serta adanya sebuah kepercayaan maka akan menghasilkan suatu pengetahuan baru bagi manusia. Pengetahuan yang di dapatkan dengan jalan di luar penalaran belum dapat dikatakan sebagai ilmu. Ilmu adalah pengetahuan yang mempunyai ciri-ciri tertentu. Ciri-ciri inilah yang membedakan ilmu dan pengetahuan.
Pengetahuan baik yang berdasarkan pengalaman dan pengamatan serta yang didasarkan pada kepercayaan yang muncul akibat adanya rasa ingin tahu manusia terhadap lingkungan sekitarnya baik yang terkait dengan benda maupun gejala atau fenomena yang menyertainya lama kelmaan akan menjadi akumulasi pengetahuan sehingga membentuk suatu pengetahuan yang baru bagitu seterusnya. Semakin lama seiring dengan peningkatan pemikiran dan pengamatan menjadi lebih akurat. Maka pengetahuan harus bersifat universal artinya ditempat yang berbeda dan dalam waktu yang berbeda selain itu juga akan mempunyai sebuah keteraturan. Pengetahuan dengan ilmu pengetahuan. Tidak semua pengetahuan dapat dipertanggungjawabkan secara empiris dan perlu diuji kebenarannya. Pengetahuan yang teruji secara empiris akan menjadi ilmu pengetahuan.
Ontologi Ilmu
Salah satu ciri keilmuan adalah landasan ontologisnya yaitu landasan yang didasarkan pada jawaban yang diberikan oleh ilmu terhadap pertanyaan-pertanyaan:
“Apakah yang ingin diketahui ilmu?” atau “Apakah yang menjadi bidang telaah ilmu?” atau “Apakah objek yang ditelaah yang membuahkan pengetahuan tersebut?”, “Bagaimana wujud hakiki objek tersebut?”. Objek penelaah ilmu pengetahuan adalah seluruh segi kehidupan yang dapat diuji oleh panca indera manusia.
Epistemologi Ilmu
Dalam mengkaji hakikat ilmu, salah stu landasannya landasan espitemologinya. Epistemologi membahas secara detail proses-proses yang terlihat dalam usaha manusia untuk memperbanyak pengetahuan. Pada landasan ini yang dimasalahkan adalah pertanyan yang bersangkutan dengan :
1. Proses dan prosedur yang memungkinkan diperoleh pengetahuan yag berupa ilmu.
2. Cara, teknik atau sarana yang membantu memperoleh tersebut.
3. Hal-hal yang harus diperhatikan agar diperoleh ilmu tersebut.
4. Hal-hal yang harus diperhatikan agar diperoleh pengertian yang benar.
Aksiologi Ilmu
Berawal dari rasa ingin tahu yang kemudian muncul suatu pengetahuan baru bagi manusia yang akhirnya akan berkembang menjadi ilmu pengetahuan yang teruji kebenerannya, meskipun apa yang ada di dunia ini termasuk juga ilmu kebenarannya adalah relatif. Suatu ilmu yang diakui kebenerannya pada suatu masa maka bisa jadi dianggap keliru bila ada fakta lain yang lebih meyakinkan. Selama ini kita menganggap bahwa pluto adalah planet terakhir atau terjauh dalam sistem tata surya kita, akan tetapi adanya suatu fakta yang diperoleh dari suatu pengamatan yang lebih canggih dan mendalam akhirnya dinyatakan bahwa pluto bukan merupakan planet dan hanya benda yang ada di luar angkasa saja.
Perkembangan imu pengetahuan baik yang merupakan ilmu murni dan terapan dalam wujud teknologi seolah tiada habisnya karena rasa keingintahuan manusia dan seiring dengan peningkatan kebutuhan hidup. Manusia merasa puas dengan adanya sebuah riset ilmiah yang nantinya akan menemukan suatu metode atau cara baru yang nantinyadiharapkan dapat menemukan suatu ilmu pengetahuan yang baru. Ilmu telah banyak sekali berperan dalam memecahkan persoalan yang terjadi didalam masyarakat seperti dalam masyarakat seperti dalam pemberantasan penyakit, kelaparan, kemiskinan, dan dalam meningkatkan kesejahteraan.
sumber ilmu pengetahuan adalah pengalaman. Kesalahan utama kaum empiris adalah tidak dapat membedakan antara pernyataan mengenai asalusul (context of discovery) teori dalam ilmu pengetahuan dan pernyataan mengenai validitasnya (context of justifcation.) Ilmu pengetahuan sesungguhnya tidak bekerja semata denganlogika induksi. Logika ini selalu berupaya mem-benarkan suatu teori dengan mengumpulkan fakta-fakta yang mendukung. Popper menunjukkan kelemahan logika tersebut. Logika induksi akan menuntut ilmuwan berfokus pada fakta-fakta yang mendukung dan mengabaikan fakta anomali (fakta yang dapat membuktikan sebaliknya.) Satu teori yang menetapkan keberlakuan universal pada dasarnya selalu dapat digugurkan oleh satu fakta anomali. Oleh karena itu, daripada bersusah payah mengumpulkan fakta-fakta yang membenarkan, ilmuwan lebih baik menggunakan waktu untuk mencari fakta anomali.
Pada zaman modern ini, ilmu pengetahuan masih bergelut seputar generalisasi-generalisasi abstrak yang benar selama mereka selaras dengan fakta-fakta. Namun menurut Popper kita tidak pernah bisa memastikan secara logis bahwa kita telah mencapai kebenaran meski kita dapat semakin mendekati kepastian semacam itu lewat pengguguran teori-teori yang terbukti salah. Popper menggunakan istilah ‘verisimilitude’ (mendekati kebenaran) untuk menggantikan korespondensi (kebenaran akurat.) Popper berangapan bahwa suatu teori hanya akan diterima bila sudah dapat meruntuhkan teori yang lama (sebelumnya). Pengujian atas kekuatan teori dilakukan melalui tes suatu teori terbukti salah, maka teori tersebut dianggap batal, sedangkan teori yang bertahan dan lolos dari pengujian, diterima (corroboration) Dcngan demikian, ilmu pengetahuan berkembang dan maju bukan melalui proses akumulasi tetapi lewat proses eliminasi yang ketat terhadap kemungkinan kesalahan dan kekeliruan. Menurut Popper, perkembangan ilmu pengetahuan dalam sejarahnya tidak selalu melalui logika penemuan yang didasarkan pada metodologi yang ketat. Ide baru bisa saja berupa kilatan intuisi atau refeksi religius.
TATASURYA
Tata surya merupakan sistem rotasi yang berpusat pada matahari. Tata surya sendiri terdiri dari matahari, sembilan planet dan berbagai benda langit seperti satelit, komet, asteroit. Planet-planet berevolusi mengelilingi matahari dengan orbit (garis edar) yang berbentuk elip. Beberapa planet memiliki satelit. Satelit ini berputar mengelilingi planet dan bersaing dengan planetmengelilingimatahari. Hingga kini dikenal sembilan planet sebagai anggotatata surya, yaitu: merkurius, venus, bumi, mars, jupiter, saturnus, uranus, neptunus, dan pluto. Sampai abad ke-17 baru dikenal enam planet yaitu: merkurius, venus, bumi, mars, jupiter, dan saturnus. Uranus ditemukan pada tahun 1781, neptunus pada tahun 1846, dan pluto padatahun1930.
A.Teori Pembentukan Tata Surya
Diduga kelahiran planet dari wujud yang sama dengan matahari atau planet lahir dari matahari. Fakta menunjukkan bahwa planet-planet terletak pada bidang yang mendekati datar. Ada beberapa teori pembentukan tata surya, diantaranya yang terkenal adalah hipotesis kabut atau teori kondensasi (pengentalan) yang dikemukakan oleh filosof jerman, immanuel kant pada tahun 1756, kemudian dikembangkan oleh ahli matematika perancis, pierre laplace pada tahun 1796. Menurut teori kondensasi, matahari dan planet-planet berasal dari kabut pijar yang berpilin didalam jagat raya. Karena perputaran, maka sebagian massa kabut terlepas dan membentuk gelang-gelang disekeliling bagian utama gumpalan kabut tersebut. Karena pemadatan dan putaran yang terus menerus maka terjadi bentuk dasar matahari yang dikelilingi material yang akan menjad iplanet. Menurut von weiszacker, nebula terdiri atas vorteks-vorteks (pusaran-pusaran) yang merupakan sifat gerakan gas. Gerakan gas dalam nebula menyebabkan pola sel-sel bergolak (terbulen). Pada batas antar sel terbulen, terjadi tumbukan antar partikel yang kemudian membesar, dan menjadi planet. Teori yang dikemukakan oleh von weiszacker disebut teori vorteks. Menurut kuiper, pembentukan planet melalui terbulensi (golakan) nebula yang membantu tumbukan planetesimal, sehingga planetesimal membesar dan tumbuh sebagai protoplariet kemudian menjadi planet. Teori yang dikemukakan oleh kuiper disebut teori protoplanet.
B. Model Tata Surya Copernicus
Benda-benda astronomis memainkan peranan dalam cabang ilmu geofisika. Matahari adalah sumber energi dan cahaya di planet bumi. Atraksi gravitasional satelit bumi (bulan) menyebabkan pasang surut ocean (laut). Lebih dari 2000 tahun yang lalu "fakta nyata" bahwa binatang, planet, dan matahari, juga bulan semuanya bergerak mengelilingi bumi, telah diterima sebagai dasar model geosentris (pusat-bumi) tata surya. Gerak semis (apparent motion) planet, bulan, dan matahari relatif terhadap bintang dan terhadap satu sama lain dijelaskan secara hampir lengkap dalam teori geosentris hipparcus pada tahun kira-kira 140 sebelum masehi (circa 140 before christ atau ca. 140 B.C), hipparcus adalah ahli astronomi terbesar dalam yunani kuno (ancientgreece).
C. Hukum Kepler, Hukum Bode, dan Hukum Newton
Model copernicus tentang orbit planet kemudian disempurnakan oleh johannes kepler (1571-1630), asissten dan penerus (successor) ahli astronomi tycho brahe. Kepler menentukan sifat orbit planet berdasarkan analis data teleskol astronomi brahe (tycho brahe, 1546-1601) dan ia mengemukakantigahukumsebagaiberikut:
1. Hukum Elip (1609)
Planet-planet bergerak dalam orbit elip terhadap matahari yang letaknya pada salah satu fokusnya pada sumbu panjang. Hukum ini menyatakan bahwa orbit planet adalah elip bukan lingkaran.
2. Hukum luas sama
Yang dilintasi oleh garis penghubung antara planet dan matahari dalam interval waktu (dt) yang sama adalah sama. Hukum ini menyatakan kecepatan orbital tidak uniform. Akibatnya planet bergerak lebih cepat dalam orbitnya jika dekat dengan matahari (perihelion) dibandingkan dengan jika planet berada di aphelion yaitu jarak terjauh dengan matahari. Kecepatan planet berbanding terbalik antaraapheliondanperihelion.
3. Hukum Harmonik (1618)
Rasio kubik rata-rata planet-matahari dengan kuadrad periode revolusinya terhadap matahari adalah sama untuk semua planet.
D. Orbit Planet
Telah ditunjukkan oleh kepler bahwa orbit planet merupakan elip. Makin dekat dengan fokus-fokus elip, maka elip mendekati bentuk lingkaran. Penyimpangan elip dari lingkaran diukur dengan eksentrisitas yaitu perbandingan jarak kedua fokus dengan diameter panjang (major diameter) elip. Eksentrisitas sebuah lingkaran adalah nol, dan eksentrisitas orbit bumi hanya0,017,jadi mendekati lingkaran.
Selama planet berevolusi (berputar) mengelilingi matahari satu kali disebut tahun planeter, maka jarak antara planet dan matahari berubah. Bila planet mendekati matahari, dikatakan planet berada pada perihelion (bahasa yunani purl artinya dekat atau disekitar, dan helios artinya matahari). Bila planet berada pada jarak terjauh dari matahari, dikatakan planet berada pada aphelion (bahasa yunani ap artinya jauh, helios artinya matahari). Bumi berada pada aphelion dalam bulan juli dan pada perihelion padabulanjanuari. Empat planet yang terdekat dengan matahari yaitu merkurius, venus, bumi, dan mars disebut dalam, dan planet sisanya yaitu jupiter, saturnus, uranus, neptunus, dan pluto disebut planet luar. Pluto belum pasti planet, beberapa ahli astronomi percaya bahwa pluto adalah satelit neptunus yang terlepas.
E. Karakteristik Anggota Tata Surya
Tata surya terdiri dari marahari, Sembilan planet dan berbagai bentuk benda langit seperti satelit, komet, asteroid. Planet-planet berevolusi mengelilingi matahari dengan orbit (garis edar) yang berbentuk elip. Beberapa planet mempusnyai satelit. Satelit ini berputar mengelilingi matahari dengan orbit (garis edar) yang berbentuk elip. Beberapa planet mempunyai satelit. Satelit ini berputar mengelilingi planet dan bersama dengan planet mengelilingi mataharinya. Jika tata surya merupakan sistem rotasiyangberpusatkepadamatahari. 1. Matahari Diantaraberjuta-jutabintang didalamgalaksi, maka matahari sangat penting bagi kehidupan dibumi. Matahari adalah sebuah bintang yang jaraknya paling dekat dengan bumi, yaitu sekitar 150 juta kilometer. Matahari adalah bulatan gas dengan diameter 1,4 x 10⁶ kilometer dan temperatur permukaannya sekitar 6000 K.
Temperatur ini meningkat jika semakin mendekati inti matahari. Energi matahari yang jatuh ke permukaan bumi berbentuk gelombang elektromagnetik yang menjalar dengan kecepatan 3x10¹ºcm/detik. 2. Planet Hingga kini dikenal sembilan planet sebagai anggotatata surya, yaitu: merkurius, venus, bumi, mars, jupiter, saturnus, uranus, neptunus, dan pluto. Sampai abad ke-17 baru dikenal 6 planet yaitu merkurius, venus, bumi, mars, jupiter, saturnus. Uranus ditemukan pada tahun 1781, neptunus pada tahun 1846, dan pluto pada tahun 1930.
a).Merkurius
Merkurius adalah planet yang paling dekat dengan matahari. Jarak rata-rata merkurius-matahari sekitar 0,39 SA (1 SA = 150 juta kilometer). Karena eksentrisitas orbit besar yaitu 0,206 maka jarak merkurius-matahari bervariasi cukup besar. Beda aphelion (jarak terjauh) dan perihelion
(jarak terdekat) adalah 22 juta kilometer. Planet merkurius tidak mempunyai satelit. Periode revolusi merkurius 88 hari dan periode rotasinya 59 hari. Suhu permukaan merkurius pada bagian yang terang adalah 500ºC.
b).Venus
Planet venus adalah benda langit yang terang setelah matahari dan bulan. Orbit venus mendekati lingkaran dengan eksentrisitasnya 0,007. Venus dikenal dengan bintang timur atau bintang senja. Periode revolusinya 225 hari. Jarak venus ke matahari 0,72 SA atau 108 juta kilometer. Diameter venus sekitar 0,91 kali diameter bumi. Karena jaraknya cukup dekat dengan bumi, maka manusia berkeinginan untuk mengetahui lebih rinci planet venus. Pesawat ruang angkasa seperti venera 3 berhasil melakukan pendaratan di venus pada tahun 1966. Venera 11 dan 12, serta pioner venus 1 dan 2 menemukan pegunungan muda dan formasi pegunungan tua. Divenus tidak terdapatairdansuhunya selalutinggi.
c).Bumi
Jarak rata-rata bumi ke matahari sekitar 150 juta kilometer. Eksentrisitas orbit bumi = 0,017, artinya garis edar bumi mendekati lingkaran. Perioderevolusibumi=365,3hari disebut 1 tahun siderik dan periode rotasinya = 23 jam 56 menit disebut hari siderik. Densitas (massa jenis) bumi adalah 5,52 gram/cm, merupakan benda yang paling padat dalam tata surya. Bumi mempunyai satu satelit yaitu bulan. Bentuk bumi mendekati bulatan (sphere) atau lebih tepatnya bentuk bumi adalah dempak (spheroid) dengan jari-jari ekuator = 6378,4 km dan jari-jari kutub = 6356,9 km. Dalam praktekbiasanya dianggap bulat dengan jari-jari = 6371 km. Bumi bumi berputar terhadap sumbunya dari barat ke timur dengan kecepatan sudut konstan.
d).Mars
Jarak rata-rata planet mars ke matahari adalah 1,52 SA atau 228 juta kilo meter. Eksentrisitas orbit mars adalah 0,093, dan periode revolusinya 687 hari. Planet mars berbentuk dempak pada kutub-kutubnya seperti halnya bumi. Planet mars berwarna merah, pada malam hari cuaca cerah karena atmosfernya tipis. Mars mempunyai 2 satelit yaitu phobos dengan jari-jari orbit 9.370 kilometerdan deimos atau satelit luar dengan jari-jariorbit23.500kilometer.
e).Jupiter
Jupiter berjarak rata-rata 5,2 satuan astronomi atau780 juta kilometer dari matahari. Eksentrisitas orbit jupiter adalah 0,048. Periode revolusinya 11,86 tahun. Sistem jupiter mempunyai 12 satelit (bulan), teta[i menurut data sampai tahun 1992, jupiter dikelilingi oleh 17 buah satelit. Empat buah satelitnya yang berukuran besar diberi nama; Io, europa, ganymede, dan callisto. Planet jupiter berputar pada sumbunya dengan periode rotasi 9 jam 50 menit artinya planet ini berputar sangat cepat. Jupiter disebut planet raksasa karena planet ini yang paling besar dalam tatasurya.
f).Saturnus
Saturnus adalah planet yang sangat indah, berjarak rata-rata 9,5 satuan astronomi atau 1.425 juta kilometer dari matahari. Beda jarak antara aphelion (jarak terjauh dari matahari) dan perihelion (jarak terdekat dari matahari) adalah 160 juta kilometer. Beda jarak ini disebabkan oleh eksentrisitas orbit saturnus adalah 0,056, periode rotasinya 10 jam 2 menit, dan periode revolusinya 29,5 tahun. Jarak saturnus ke bumi bervariasi antara 1200 juta dan 1650 juta kilometer. Saturnus adalah planet yang paling dempak diantara planet-planet lain. Planet saturnus dihiasi oleh gelang dan cincin yang indah. Saturnus mempunyai 9 satelit yaitu mimas, encheladus, tethys, diane, rhea, titan, hyperion,lapetus,danphoeba.
g).Uranus
Jarak rata-rata uranus ke matahari 19,2 satuan astronomi atau 2880 juta kilometer. Eksentrisitas orbit uranus 0,047, periode rotasinya 10 jam 8 menit dan periode revolusinya 84 tahun. Planet ini ditemukan oleh william herschel pada tahun 1781. Pada tahun 1977 ditemukan cincin yang melilit uranus. Sistem uranus mempunyai 5 satelit, yaitu miranda, ariel, umbriel, titania, dan oberon.
h).Neptunus
Planet ini merupakan kembaran uranus. Jarak rata-rata neptunus-matahari adalah 30,07 satuan astronomi atau 4.510 juta kilometer. Orbitnya hampir berbentuk lingkaran dengan eksentrisitas 0,009 dan pperiode refolusinya 164,8 tahun. Massa neptunus 17,3 kali massa bumi, 50.000 kilometer. Neptunus mempunyai dua satelit yaitu triton dan nereit.
i). Pluto Planet
pluto ditemukan dari penelitian di observatorium lowell oleh clyde tombaugh pada tahun 1931. Orbit pluto mempunyai eksentrisitas paling besar diantara planet-planet dalam tata surya dengan eksentrisitas 0,249. Jarak rata-rata pluto-matahari adalah 39,46 satuan astronomi atau 5.920 juta kilometer. Periode revolusi pluto adalah 248 tahun. Planet pluto mempunyai satu satelit dengan nama charon. Masih diragukan pluto sebagai planet, beberapa ahli astronomi percaya bahwa pluto adalah sebuah satelit nepltunus yang terlepas.
ALAM SEMESTA
A. Galaksi Bimasakti
Galileo dengan teleskopnya menemukan bahwapitacahaya difuseyang disebut kabut susu (the milky way) terdiri dari sejumlah besar bintang yang tidak dapat dilihat dengan mata biasa (unaided eye). Kumpulan sejumlah besar bintang dalam kesatuan akibat gravitasi mutual disebut galaksi. Benda langit yang memancarkan cahaya sendiri disebut bintang. Matahari adalah sebuah bintang yang termasuk dalam galaksi bimasaktiatau galaksi kabut susu(themilkyway galaxy). Galaksi bima sakti yang berisi sekitar 100 milyar bintang adalah saah satu sistem kumpulan bintang yang sekarang dikenal sebagai tipeutamastrukturalamsemesta(universe).
B. Asal Alam Semesta
Kajian (studi) tentang sifat, evolusi dan asal alam semesta (universe) disebut kosmologi. Kesimpulannya masih mengandung ketidakpastian tetapi teori dentuman besar (big bang) atau teori bola api purba (primeval fireball) yang dikemukakan di sini, menunjukkan sensus (mufakat) yang masih disepakati diantara ahli-ahli astronomi. Gagasan ini pertama kali ditemukan oleh ahli astronomi belgia, abbe georges lemaitre dalam tahun 1927 dan seperti ahli-ahli yang lain menyatakan bahwa teori ini dapat berubah bahkan gugur bilamana diperoleh fakta, kejelasan, dan bukti lebih lanjut yang lebih baik.
1).Model BigBang
Gagasan big bang didasarkan pada alam semesta yang berasal dari keadaan panas dan padat yang mengalami ledakan dahsyat dan mengembang. Semua galaksi di semesta akan memuai dan menjauhi pusat ledakan.
Pada model big bang, alam semesta berasal dari ledakan sebuah konsentrasi materi tunggal beberapa sepuluh tahun yang lalu yang secara terus menerus berekspansi sehingga pada keadaan yang lebih dingin (pergeseran merah galaksi) seperti sekarang. Beberapa helium yang ditemui dalam bintang-bintang sekarang kemungkinan berasal dari reaksi nuklir dalam bola api kosmik yang padat. George gamow (fisikiawan) mengkaji model asal alam semesta ini dan menghitung ledakan yang menghasilkan besar letupan foton-foton. Ia memprediksi foton ini, tergeser merah oleh ekspansi alam semesta yang dimatarti sekarang sebagai foton-foton gelombang radio dan temperatur 3 K merupakan penjelasan yang baik sebagai radiasi latar (background radiation) yang ditemukan oleh arno penzias dan robert wilson diamerika tahun1965.
2).Model Keadaan Tunak
Meskipun model big bang (dentuman besar) merupakan hipotesis yanng paling mungkin dalam mendiskusikan asal usul alam semesta, tetapi teori lain juga telah diusulkan, misalnya teori keadaan tunak (steady state theory) yang diusulkan pada tahun 1948 oleh H. Bondi, T. Gold, dan F. Hoyle dari universitas cambridge. Menurut teori ini, alam semesta tidak ada awalnya dan tidak akan berakhir. Alam semesta selalu terlihat tetap seperti sekarang. Materi secara terus menerus datang berbentuk atom-atom hidrogen dalam angkasa (space) yang membentuk galaksi baru dan mengganti galaksi lama yang bergerak menjauhi kita dalamekspansinya.
3).Model Osilasi
Teori osilasi menduga bahwa alam semesta tidak ada awal dan tidak ada akhirnya. Dalam model osilasi dikemukakan bahwa sekarang alam semesta tidak konstan, melainkan berekspansi yang dimulai dengan dentuman besar (big bang), kemudian beberapa waktu yang akan datang gravitasi mengatasi efek ekspansi ini sehingga alam semesta akan mulai mengempis (collapse), akhirnyamencapaititikkoalisensi(gabungan) asal dimana temperatur dan tekanan tinggi akan memecahkan semua materi kedalam partikel-partikel elementer (dasar) sehingga terjadi dentuman besar baru dan ekspansi mulailagi.
PROSES TERBENTUKNYA ALAM SEMESTAAlam semesta, menurut orang Babylonia (kurang lebih 700-600 SM), merupakan suatu ruangan atau selungkup dengan bumi yang datar sebagai lantainya dan langit beserta bintang sebagai atapnya. Jadi, alam semesta adalah suatu ruangan yang sangat besar yang di dalamnya terdapat kehidupan yang biotik dan abiotik, serta di dalamnya terjadi segala peristiwa alam baik yang dapat diungkapkan oleh manusia maupun yang tidak.Alam semesta terdiri dalam berbagai aspek, termasuk tenaga dan radiasi serta hal yang telah diketahui dan baru dalam tahap percaya bahawa pasti ada di antariksa. Bumi, planet-planet dan matahari yang termasuk dalam alam semesta hanyalah merupakan titik kecil di antara lebih dari 200 juta bintang penyusun galaksi bimasakti. Matahari merupakan satu di antara bermilion-milion bintang di alam semesta dan kemungkinan setiap bintang mempunyai susunan tata surya seperti tata surya matahari. Perhitungan sampai ke angka 200 miliyar bintang baru untuk sebuah galaksi.a. Teori Dentuman Atau Ledakan
c. Teori Ekspansi dan Kontraksi
BIOLOGI DITINJAU DARI ILMU PENGETAHUAN BARATPenemuan dan catatan fosil tidak dapat memberi petunjuk tentang asal mula kehidupan karena fosil – fosil tertua yang pernah ditemukan adaah organisme yang rumit. Anggapan yang kuno di dalam biologi dikemukakan oleh Aristoteles dengan teorinya abiogenesis atau generatio spontanea yang menerapkan bahwa makhluk hidup terjadi begitu saja dari benda mati. Pada pertengahan abad XVII, Leeuwenhoek dengan mikroskop buatannya, berhasil mengamati benda – benda kecil yang aneh dalam setitik air yang diambil dari temat merendam jerami.Teori abiogenesis tentang asal mula kehidupan tidak mendapat dukungan para ahli, diantaranya, Lazzaro Spallanzani dan Francesco Redi yang berkebangsaan Itali dan Louis Pasteur yang berkebangsaan Perancis berhasil membuktikan kekeliruan teori tersbeut. Kemudian muncullah teori baru yang dianggap telah berdasaran anggaan modern, yaitu teori yang dikenal dengan nama Omne vivum ex ovo dan Omne ovum ex vivo, artinya bahwa makhluk hidup itu berasal dari telur dan semua telur berasal dari makhluk hidup. Dari teori ini dapat disimpukan bahwa kehidupan dapat terjadi hanya karena telah ada kehidupan sebelumnya. Akan tetapi, teori ini belum dapat mejawab pertanyaan asal mula kehidupan yang pertama di bumi ini karena hanya menerangkan perkembangan makhuk hidup selanjutnya.Pada tahun 1893 Hawold Uray, seorang ahli kimia dari university of Chicago mengmukakan teor Uray. Ia berpendpat bahwa suatu saat atmosfer bumi kaya akan moleku – molekul CH4 (metana)NH 3 (amoniak), serta H2 dalam bentuk gas karena pengaruh aliran listrik halilintar dari radiasi – radiasi sinar kosmos. Unsur-unsur itu kemudian mengadakan reaksi kimia dan membentuk asam amino yang merupakan komponen penting dari protoplasma, sedangkan protoplasmamerupakan substansi dasarsel makhuk hidup. Teori Uray dipandang sebagai dasar konsept tentang terjadinya makhluk hidup menurut biologi modern. Para ahli lain banyak juga yang mempelajari lapisan bumi serta lainnya untuk mengetahui bagaimana dan kapan timbulnya makhluk hidup yang pertma-tama di bumi ini. Kira-kira 500 juta tahun yang lalu (periode ambium), fosil banyak didapatkan dalam batu endapan, tetapi endapan yang lebih tua dari periode kambium ini hanya megandung sedikit sekali tanda-tanda kehidupan. Tampaknya fosil tertua yang telah ditemukan berasal dari bakteri, sedangkan bermacam-macam organisme hidup lainnya tercatat dalam geologi Pra-kambium. Senyawa imia yang bertalian dengan klorofil terlah ditemukan dalam batua yang telah berumur 1,1 milyar tahun yang lalu.Kenyataan ini menunjukkan bahwa organisme yang berfotosintesis teah lama ada. Diperkirakan pula bahwa makhluk hidup yang pertama merupakan sel sederhana yang menyerupai bakteri dan menyebar banyak di lautan. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa kehidupan yang pertama kali muncul dari lautan. Makhluk hidup ini diperkirakan berasal dari gabungan asam amino yang berbentuk dari gas-gas metana (CH4) Hidrogen (H2), amoniak (NH4) serta uap air yang banyak terdapat di atmosfer pada saat permulaan timbulnya kehidupan akibat pengaruh radiasi sinar kosmos, listrik dan hailintar. Adapun Gas oksigen (O2) dan gas karbondioksida (CO2) tidak terdapat pada atmosfer saat ini.Akibat pengaruh lingkungan yang berbeda-beda terbentuk tumbuhan bersel tunggal dan hewan bersel selanjutnya menjadi hewan dan tumbuhan sederhana yang lebih sempurna.Menurut suatu teori, organisme yang sekarang beraneka ragam merupakan hasil dari proses evolusi kehidupan. Yaitu suatu perubahan kehidupan menjadi bentuk kehidupan lain melalui suatu prose yang perlahan-lahan dan memakan waktu ratusan sampai jutaan tahun. Teori tersebut menyebutkan bahwa organism yang mula-mula ada di dunia berupa organisme bersel tunggal dan organisme ini berasl dari agregasi molekul-molekul yang ada.
BIOLOGI DITINJAU DARI SEGI AGAMA ISLAMAda banyak cara untuk mengamati pandangan dunia biologi, misalnya manfaatkan seluruh wacana untuk paradigma genetika evolusioner, membahas palseotologi secara panjang lebar, atau mempertibangkan asumsi-asumsi biologi molekuler secara mendalam. Sekalipun demikian, kekejian intelektual terbesar dalam sejarah biologi hanya dapat ditemukan dalam sosiobiologi. Pada sekitar satu dasawarsa terakhir ini, gagasan-gagasan sosiobiologi, tanpa membuktikan adanya nilai ilmiah yang hakiki, telah berhasil menambahkan kekhawatiran bahwa pengaruh biologi terhadap nilai-nilai manusiawi sudah mencapai proporsi yang membahayakan.
Bahaya yang sesungguhnya akan tiba, jika salah satu dari disiplin biologi mendorong pencarian karakter moral dan penelitian moral, tidak melalui medium idiologis, melainkan dengan mengambil paradigma-paradigma naturalistik yang berakar dalam pandangan dunia biologis. Zaman maupun dalam bidang sejarah manusia, moralitas kini telah jatuh kedalam bidang biologi. Kekuasaan biologis atas moralitas ini merupakan surga bagi kaum determinis.Pernyataan dari para ahli sosiobiologis mempunyai pengaruh yang berbeda. Mereka dimanfaatkan oleh para pemimpin masyarakat yang terbagi dalam berbagai kelas untuk menegaskan bahwa tata social yang ada sekarang ini harus dipertahankan karena hal itu sudah menjadi hukum alam.
Islam tidak mengakui virgo intacta dalam bentuknuya yang dangkal. Dengan kata lain, batasan-batasan moralnya tidak dimulai dan diakhiri dengan selembar kain yang ternoda darah dari selaput dara seorang perawan.Jika demikian, hasil kerja para dukun klinik dan penipu selaput dara akan menertawakannya. Dengan demikian islam secara tegas menolak paradigm biologis sebagai raison d’entre bagi perilaku moral manusia. Al-Qur’an mengemukakan :“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (Q.S. Al-Ahzab : 35 )Jika semua ini merupakan sebagian besar dari kebaikan utama yang ingin ditanamkan islam pada manusia, jelaslah bahwa tak satu pun dari semua ini digambarkan oleh Al-Qu’an sebagai gender spesifik. Dengan kata lain bukan wanita saja yang harus mempertahankan sosiobiologisnya sementara pria bebas kesana kemari mengumbar insting sosiobiologisnya. Pria pun secara moral harus menjaga perilaku seksualnya seperti halnya wanita.Dibawah ini ketentuan Al-Qur’an yang menyatakan bahwa memelihara kesucian merupakan kewajiban baik pria maupun wanita:“Katakanlah kepada kaum lelaki yang beriman bahwa mereka hendaknya menundukkan pandangan matanya dan memelihara kehormatan dirinya. Itulah yang lebih bersih untuk mereka (dan) sesungguhnya Alloh Mahawaspada terhadap apa ang mereka lakukan. Katakanlah kepada perempuan yang beriman agar mereka pun menundukkan pandangan pula dan memelihara anggota kemaluannya.” (Q.S. An Nuur : 30-31)
Tidak ada ketentuan dalam Al-Qur’an yang menyatakan bahwa pria mempunyai hak istimewa untuk meminta bukti kesucian moral ari wanita. Seorang wanita pun tidak perlu menuntut bukti yang sama dari pihak lelaki. Al-Qur’an menganjurkan terhadap pria dan wanita, saling percaya yang diwujudkan dalam kesucian dan kerendahan hati.
FISIKA DITINJAU DARI ILMU PENGETAHUAN BARATFisika adalah salah satu ilmu pengetahuan yang mempelajari benda tak hidup dari aspek wujud dengan perubahan yang bersifat sementara. Energi mulai dipikirkan ketika manusia mulai mempelajari konsep gerakan. Ternyata energy dapat muncul dalam berbagai bentuk dan dapat berubah bentuk. Sekalipun kelihatannya sederhana, konsep ini baru muncul setelah melalui bermacam-macam perkembangan, Aristoteles berpendapat bahwa setiap gerakan selalu memerlukan (gaya) yang bekerja terus-menerus untuk mempertahankan gerakannya. Peluru yang mendorongnya. Angapan ini dipahami oleh Aristoteles bahwa peluru tersebut menempatkan udara yang berarus ke belakang sehingga memberikan gaya ekstra Pendapat Aristoteles ini ternyata salah.
Dalam mekanika elativistik dinyatakan bahwa massa yang bergerak makin besar bila kecepatan semakin besar. Selain itu, massa dan energi merupakan dua hal yang ekuivalen, sama ekuivalennya antara energi dan kalori. Cahaya merupakan masalah yang masih sulit alam konversi energi. Walaupun energi penyinaran dari matahari yang tak terhingga jatuh dibumi setiap hari, energi ini masih belum dimanfaatkan secara efesien oleh manusia. Hanya tumbuhan yang hijau yang mampu memanfaatkannya secara efesien. Inilah sebabnya cahaya memang sanget menarik perhatian.
FISIKA DITINJAU DARI SEGI AGAMA ISLAMIlmu Fisika yang dikenal saat ini tidak berhubungan langsung dengan ilmu apapun dalam klasifikasi ilmu pengetahuan islam tradisional. Akan tetapi, ada tiga bidang utama yang kita kenal sebagai ilmu fisika, yang sangat menarik perhatian kaum muslim dan tujuan melahirkan tujuan besar. Yang pertama adalah optik. Kaum muslim mempunyai perhatian khusus dalam mempelajari optik dan fenomena cahaya. Puncak kegiatan ilmu ini terjadi pada abad Islam keempat di Kairo oleh Ibnu Al-Haytsam, yang terkenal dengan nama Latinnya Al-Hazen. Al-Hazen menulis kitab Al-Munazhir (Thesaurus optical), salah satu karya paling terkemuka dibidang optik yang menerapkan metode eksperimental untuk mempelajari beberapa fenomena cahaya dan melakukan riset secara rinci tentang refraksi, refraksi dan berbagai jenis cermin termasuk juga cermin hiperbolik.Dua Abad kemudian di Persia, oleh Quthib Al-Din Asy-Syurazi dan muridnya Kamal Al-Din Al-Farri menjelaskan alasan yang tepat pembentukan pelangi yang disebkan oleh fraksi dan refleksi.Bidang Fisika kedua yang didalami kaum muslim adalah masalah gerak. Masalah fundamental ini dipersiapkan oleh Galileo untuk menjadi dasar revolusi keilmuan dan kritknya terhadap teori gerak Aristoteles telah dilihat di kalangan islam oleh Ibnu Sina yang mengeukakan gagasan berdasarkan beberapa tulisan filosof kristen sebelumnya, yaitu John Philoponos. Dalam Kritik Ibnu Sina ditemukan perkembangan doktrin baru tentang inklinasi (al-mayl) dan juga gagasan tentang pentingnya momentum. Juga terdapat kecenderungan diri antara fisikawan muslim, termasuk Ibnu Bajjah di Spanyol, untuk mempelajari gerak proyeksi menurut aturan kuantitatif dan menerapkan rumus matematika untuk mempelajari gerak. Walaupun semua ini dinyatakan tidak tepat dalam pandangan mekanika Newtonis, dalam sejarah sains berikutnya, Ibnu Bajjah telah 3. Memeberikan kritik yang penting tentang teori berat prevalen Aristoteles. Kita tahu bahwa pada awal 1069 Pisan Dialogue, Galileo merujuk pada teori gerak proyeksi Ibnu Bajjah yang dikutip oleh Ibnu Rusyd. Studi Fisika kaum sejarah sains secara umum. Hal ini karena tanpa kritik terhadap teori gerak Aristoteles perkembangan fisika berikutnya di barat yang bergantung pada Galileo dan Newton tidak dapat dibayangkan.Bidang Fisika yang dipelajari kaum muslim adalah masalah tentang berat ukuran, serta tradisi Archimedes yang menyangkut penentuan berat spesifik pengukuran berat dan volume. Gagasannya kemudian dikembangkan oleh para fisikawan dan ahli matematika muslim sehingga muncul sejumlah besar karangan mengenai hal ini da yang paling terkenal adalah karangan Al-Biruni serta Al-Khazimi.
KIMIA DITINJAU DARI ILMU PENGETAHUAN BARATMasyarakat primitif percaya pada mitos karena keterbatasan panca indera (pengetahuan). Sehingga tidak ada sumbangan pada perkembangan ilmu kimia. Berdasarkan metode tersebut Lavoister mengatakan penelitian dan eksperimen mengenai pembakaran. Dari penelitian:Menarik kesimpulan bahwa pada pembakaran ada suatu zat diambil dari udara.
KIMIA DITINJAU DARI ILMU PENGETAHUAN ISLAMTujuan pembangunan dalam era tinggal landas adalah meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Dengan kata lain manusia Indonesia dibina dari manusia tradisional sehingga mampu menjadi manusia modern. Manusia tradisional kualitas hidupnya bukanlah hasil upaya sendiri, tetapi sebagai suatu yang ditunggu dan diterima sebagai takdir. Berbeda dengan manusia modern yang senantiasa mengoptimalkan kualitas hidupnya dan memilih alternatif yang paling mnguntungkan bagi hidupnya. SDM yang meningkat berkualitas juga berpengaruh terhadap pemanfaatan SDA dan menghasilkan nilai tambah pada SDM itu sendiri.Dalam proses industrialisasi, IPA dan teknologi memberi peranan penting utama atau yang lebih tepat paling menentukan. Barang yang diproduksi harus bersaing dalam pasaran bebas. Daya saing ini ditentukan oleh kesesuaian barang dengan permintaan pasar. Selanjutnya barang harus dapat bersaing dalam harga dan mutu, selain harus tersedia tepat waktu dan dalam jumlah yang dibutuhkan. Dalam persaingan ini, peranan teknologi menjadi faktor yang menentukan sehingga wajar bila pengembangan teknologi harus dilakukan secara sistematis, terarah dan bertahap.
KESIMPULAN Suatu sistem kognitif yang dilandasi oleh empirisme, merupakan ilmu pengetahuan modern. Alam semesta menurut orang Babylonia ( kurang lebih 700 – 600 SM ), merupakan suatu ruangan atau selungkup dengan bumi yang datar sebagai atapnya.
DAFTAR PUSTAKADr.Mawardi Dkk. IAD,IBD,ISD penerbit Pustaka Setia. Harun yahya, The Evolution Deceit. The Scientific collapse of Darwinism and Its ideological Background, Istanbul, 1998.Roos, Matts Introduction to Cosmology John Wiley & Sons, Chichester:2003.Mustafa K.S Alam Semesta dan kehancurannya. Penerbit percetakan Officet.www.penemuanterbaru.com/2015/02/teori-big-bang.html.

Alhamdulillah semakin bertambah wawasan saya dengan membaca ini, terima kasih dan sukses selalu
BalasHapusMakalah ini sangat membantu sekali..semoga bermanfaat
BalasHapusAlhamdulillah.... Ilmu yang dulu saya tidak ketahui, seperti tata surya, sekarang sudah sedikit2 mengetahuinya
BalasHapusTerima kasih makalahnya sangat membantu saya memahami materinya dan menambah ilmu saya. Sukses selalu
BalasHapusTerima kasih makalahnya sangat membantu saya memahami materinya dan menambah ilmu saya. Sukses selalu
BalasHapusmakalah ini sudah sangat membantu. terima kasih
BalasHapusDengan adanya makalah ini bisa menambah referensi saya untuk belajar. semoga bermanfaat
BalasHapusAlhamdulillah Makalah nya sangat bagus dan mudah dipahami.
BalasHapusNice,adanya makalah ini saya mendapatkan wawasan baru.Semoga bermanfaat
BalasHapusTerimakasih semoga bermanfaat
BalasHapusAlhamdulillah makalah sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan. Sangat menambah wawasan. Semoga juga bermanfaat bagi orang lain.
BalasHapusTerima kasih materinya, jadi lebih mengetahui apa itu ilmu pengetahuan modern,alam tata surya
BalasHapusTerimakasih,makalah ini telah diterbitkan. Menambah pengetahuan bagi para pembacanya. Semoga bermanfaat
BalasHapusWaw dari judul makalah saja sudah menarik, ditambah sama isinya yang juga Bagus, saya baru tau kalau ternyta perkembangan materi IPA bisa ditinjau melalui pengetahuan islam juga👏 bisa dijadikan rujakan nih kapan kapan😹💕
BalasHapusHuu kenpaa rujakann😂
HapusNice, makalah ini sangat membantu.
BalasHapusTerima kasih sudah berbagi ilmu, makalahnya sangat bermanfaat. Semangat menulis blog nya yaa.
BalasHapusAlhamdulillah dengan membaca blok ini,ilmu saya bertambah :) trims ilmu nya :) semoga lebih baik lagi untuk kedepannya :)
BalasHapusAlhamdulillah masih bisa berbagi pengetahuan dan belajar, semangatt !!
BalasHapusAlhamdulillah sangat membantu terimakasih ilmunya
BalasHapusalhamdulillah sangat menginspirasi, semoga bermanfaat
BalasHapusAlhamdulillah makalah sangat mudah dipahami dan sangat menambah wawasan
BalasHapusAlhamdulillah makalah ini dapat menambah wawasan saya , makalah ini berguna sekali untuk para pembacanya
BalasHapusMakalah ini cukup bagus untuk menjadi rujukan bagi pembacanya
BalasHapusMakalahnya sangat bermanfaat,saran dari saya sebaiknya dirapikan juga. makasih :)
BalasHapusmakalah yg sangat bermanfaat. makalah ini menjelaskan Ilmu pengetahuan sosial lebih cenderung mempelajari tentang unsur-unsur atau nilai-nilai dari berinteraksi sosial.
BalasHapusTerimakasih atas ilmunya, makalah ini sungguh bermanfaat bagi kita semua.
BalasHapusAlhamdulillah saya dpt ilmu baru, terimakasih sudah berbagi ilmu semoga bermanfaat :)
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusTerimakasih semoga amalnya dibalas Allah SWT
BalasHapusTetap semangat buat pengarang
BalasHapuskita hidup di zaman modern, kita tinggal di alam semesta dan pasti ada tata surya. makalah ini sangat membantu untuk mengetahu tentang itu semua. terimakasih banyak.
BalasHapusAlhamdulillah,,Senangnya setelah membaca isi dari makalah ini saya semakin termotivasi untuk bisa membuat karya semenarik ini dan semakin menambah wawasan pengetahuan saya .Makalah ini lumayan menarik dan bahasanya juga sangat mudah difahami serta makalah ini juga bisa dijadikan bahan untuk referensi. Terima kasih sudah memberikan ilmu barunya semoga ilmunya bisa bermanfaat dan kelak bisa menciptakan karya - karya menarik lainnya... :) :)
BalasHapusAlhamadulillah sangat bermanfaat
BalasHapusAlhadulillah, sangat bermanfaat sekali paparan yang dari makalah yang di publikasikan tersbut dapat menambah pengetahuan bagi pemba a Dan saya pribadi. Terimakasih
BalasHapusAlhamdulillah... Artikelnya sangat membantu sekali dalam menambah pengetahuan. Semoga bermanfaat dan lebih baik untuk kedepannya.
BalasHapusterima kasi banyak ya min. artikel ini memang berguna sekali dan berfungsi bagi orang orang yang belum mengerti seperti saya , teruslah berkarya ya ^^ semoga anda sukses dan sehat selalu ya hehehehe
BalasHapusSumpahhh ini si andalan, cakep bat emang ini
BalasHapusPenulisan artikel sangat bagus, dan dari setiap pemaparan materi juga lengkap. Pembaca dapat lebih tertarik jika dalam penulisan terdapat sesuatu yang berbeda, terimakasih
BalasHapusAlhamdulillah bermanfaat bisa membantu
BalasHapusjazakallah khair atas artikelnya, bagus bisa menambah wawasan saya. Semoga bisa bermanfaat bagi banyak orang...
BalasHapusTerimakasih atas artikelnya. Bagus dan sangat membantu, dan menambah wawasan saya. Semoga manfaat untuk semua orang
BalasHapusMantap, artikelnya bagus semoga bermanfaat dan barokah
BalasHapusAlhamdulillah dengan adanya makalah ini saya mendapat ilmu pengetahuan lebih jauh lagi
BalasHapusMakalah dangat membatu dan mudah difahami
BalasHapusMasyaallah terimakasih ilmunya
BalasHapusTerimakasih ilmunya. Sangat bermanfaat
BalasHapusAlhamdulillah... Terimakasih banyak yah bagi para penulis
BalasHapusMakalah ini keren bett
Semoga bermanfaat trimakasih ya...
BalasHapusAlhamdulillah, penjelasan nya cukup rinci dan semoga bermanfaat bagi kita semua...
BalasHapusMantap, makalah mudah dipahami, bahasa lugas, dan bisa menambah referensi baru
BalasHapusWah keren sekali bih buat nambah wawasan
BalasHapusMantuull, bermanfaat sekali
BalasHapusMantul, bermanfaat sekali
BalasHapuswah sangatt bermanfaat, saya jadi tau, terima kasih
BalasHapusAlhamdulillah pengetahuan jadi semakin bertambah semoga bisa bermanfaat untuk orang lain
BalasHapusTerimakasih blog nya kak. Ilmu saya jadi bertambah. Semoga semakin baik lagi untuk kedepannya :(
BalasHapusterimakasih, materi yang disampaikan mudah dipahami dan penggunaan bahasa juga efektif, baku dan tidak bertele-tele, seingga memudahkan bagi pembaca untuk memahami materi tersebut.
BalasHapusterima kasih ppt nya sangat membantu semoga bermanfaat
BalasHapus